Dalam Al-Quran surat al-Ahzab ayat 21, Allah swt berfirman, "Sesungguhnya
telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu
(yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari
kiamat dan dia banyak menyebut Allah."
Kehidupan Rasulullah Saw merupakan model terbaik bagi kehidupan umat
manusia. Allah swt menganugerahkan akhlak terbaik kepada Nabi Muhammad
Saw. Dengan demikian, adab Islam merupakan manifestasi terbaik dari
penghormatan terhadap perilaku mulia Rasulullah.
Nabi Muhammad Saw dalam perilaku pribadi dan sosialnya senantiasa
memperhatikan adab dan akhlak, yang memiliki tujuan khusus dan
hikmahnya masing-masing
Mengakhiri makan, sebagaimana mengawalinya juga memiliki tatakrama
sendiri. Jika dijalankan dengan benar, semua ajaran islam tentang
tatakrama makan akan memberikan manfaat bagi manusia. Terkait hal ini,
Rasulullah kepada Amirul Mukminin Ali kw berkata, "Wahai Ali, ketika makan ucapkan Bismillahi Rahmani Rahim, (Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang). Kemudian, setelah selesai ucapkanlah Alhamdulillah
(Segala puji bagi Allah). Dan malaikatpun menuliskan pahala buatmu dari
awal hingga akhir." Maksudnya, jika kita memulai makan dengan berdoa
kepada Allah dan mengakhirinya juga dengan doa, maka selain makanpun,
kita akan mendapat pahala yang Allah anugerahkan."
Di bagian lain, Allah swt berfirman mengenai keutamaan bersyukur dalam surat al-Baqarah ayat 172, "Hai
orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik
yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika
benar-benar kepada-Nya kamu menyembah."
Bersyukur terhadap seluruh karunia yang Allah anugerahkan merupakan
sifat terpuji. Selain bersyukur kepada Allah Swt, Ahlul Bait di akhir
makannya berdoa semoga Allah menghilangkan akar kemiskinan dari
masyarakat.
Mendoakan supaya orang-orang yang lapar terlepas dari kelaparan, dan
orang miskin serta kekurangan bisa terlepas dari kemiskinannya
merupakan upaya minimal yang harus dilakukan untuk mengentaskan
kemiskinan dan kelaparan yang mendapat keridhaan dari Allah Swt.
Ketika bertamu, kita juga diwajibkan untuk mengucapkan terima kasih
kepada tuan rumah yang memberi kita makan. Dalam sejarah disebutkan,
saat bertamu Rasulullah Saw selalu berdoa di akhir makannya khusus untuk
tuan rumah. Selain itu Rasulullah juga menyerukan supaya orang lain
juga mendoakan tuan rumah.
Dalam ajaran Islam, setelah selesai makan dianjurkan untuk
membereskan sisa-sisa makanan yang berserakan. Jika sisa roti tidak
dibereskan dan dibiarkan berserakan begitu saja, maka berkah rezeki
tidak akan bertambah.
Ajaran Islam diturunkan oleh Allah Swt dengan hikmah dan kemaslahatan
manusia sehingga kehidupan umat manusia menuju jalan kebenaran dan
kesempurnaan. Hikmah tersebut terkadang tersembunyi, namun sering pula
terang-benderang. Dengan sedikit merenungkan karunia Allah yang melimpah
di muka bumi ini, kita akan menemukan pelajaran tersebut. Misalnya,
perintah agama untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Namun
sejumlah lainnya seperti menyebut nama Allah di awal dan akhir makan
memerlukan sedikit perenungan.
Ajaran Islam sangat lengkap dan menyeluruh. Bahkan agama ini
memperhatikan hal-hal kecil seperti membersihkan sisa makanan yang
tersisa di taplak. Anjuran agama ini sangat baik dari sisi kesehatan
dan kebersihan.
Mencicipi garam sebelum makan dan mencuci tangan sebelum dan sesudah
makan serta menggosok gigi sangat diajurkan dalam Islam, dan merupakan
akhlak mulia Rasulullah Saw. Tentang keutamaan menggosok gigi,
Rasulullah bersabda, "Bersiwaklah, karena akan membersihkan mulutmu dan
baik bagi gusimu." Dewasa ini para ahli medis mengungkapkan bahwa salah
satu faktor utama bau mulut adalah tidak mengososk gigi dan
membersikannya."
Pada peneliti dalam berbagai riset mereka berkesimpulan bahwa faktor
utama pemicu bau mulut adalah keringnya mulut dan menurunnya air liur
terutama ketika tidur. Mencicipi garam sebelum makan selain berkhasiat
sebagai anti-bakteri juga meningkatkan air liur dan mencegah keringnya
mulut terutama ketika tidur. Dengan demikian, anjuran ini juga
bermanfaat untuk mengurangi bau mulut.
Setelah mengkonsumsi makanan, jangan langsung mandi. Terkait hal
ini, Ahlulbayt Rasulullah saww berkata, "Jangan mandi dengan perut penuh makanan,
Karena akan menyebabkan kram atau salah urat."
Para ahli medis berkeyakinan bahwa mandi setelah makan akan
menyebabkan aliran darah di tangan dan kaki akan mengalir ke permukaan
badan. Hal ini menyebabkan sejumlah darah di lambung akan berkurang,
dan sistem pencernaan akan melemah. Penelitian yang dilakukan
menunjukkan bahwa mandi dengan lambung penuh makanan akan menyebabkan
stres, dan gangguan saluran darah ke hati dan pembuluh darah.
Islam juga menganjurkan untuk tidak meninggalkan makan malam.
Terkait hal ini, Rasulullah bersabda, "Jangan lupakan makan malam,
meski dengan sebutir kurma kering. Saya mengkhawatirkan umatku cepat
tua karena meninggalkannya. Makan malam merupakan sumber energi yang
baik bagi anak muda maupun orang tua."
Berdasarkan riwayat, waktu terbaik makan adalah pagi dan petang. Dalam surat Maryam ayat 62, Allah berfirman, "Mereka
tidak mendengar perkataan yang tak berguna di dalam syurga, kecuali
ucapan salam. Bagi mereka rezkinya di syurga itu tiap-tiap pagi dan
petang."
Terkait waktu makan, Dr. Hassan Ravazadeh, pakar kedokteran
tradisional Iran berkata, "Sarapan merupakan waktu terbaik. Ketika itu
makanan harus dikonsumsi sepagi mungkin. Jika terlambat atau mundur
menyebabkan darah tercampur dan kotor. Ketika rasa lapar menguasai
badan di waktu siang, maka kita harus makan secukupnya saja untuk
meredakan rasa lapar." Beliau mengingatkan, "Jika kita terpaksa makan
siang, setidaknya 15 menit setelah makan harus istirahat."
Dalam riwayat juga dijelaskan mengenai larangan untuk tidur dalam
keadaan lapar. Sebaliknya Islam juga melarang tidur dalam keadaan
kekenyangan. Dr. Ravazadeh berkata, "Seorang yang menghendaki hidup
sehat harus menjaga jarak antara makan malam dan tidur minimal tiga
jam. Dan jangan tidur dalam keadaan kekenyangan maupun kelaparan." (IRIB Indonesia)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar