Jumat, 31 Januari 2014

sudah cukupkah dengan usaha dan do’a?

KANTIN (Kajian Rutin) Assalam POLBAN & DKM LH ft HMAK
Rabu, 29 Januari 2014
Oleh: Ust.Agus Sudaryat

Assalamu’alaikum..
sahabat, masih ingatkah kajian kita 2 minggu yang lalu tentang usaha dan do’a? Sudah cukupkah dengan usaha dan do’a saja??? Ternyata tidak, selain usaha dan do’a ternyata kita juga harus tawakal. Nah, ini nih bahasan kita dari kajian tadi, TAWAKAL . .
apa itu tawakal???
Tawakal menurut bahasa berarti mewakilkan atau menyerahkan. Tawakal berarti berserah diri sepenuhnya kepada Allah dalam menghadapi atau menunggu hasil suatu pekerjaan atau menanti akibat dan satu keadaan.
Menurut imam al-Ghazali, tawakal ialah menyandarkan kepada Allah SWT tatkaa menghadapi suatu kepentingan, bersandar kepada-Nya dalam waktu kesukaran, teguh hati tatkala ditimpa bencana disertai jiwa yang tenang dan hati yang tenteram..
Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa yang ketika keluar rumah membaca (dzikir) “Bismillahi tawakkaltu ‘alallahi, walaa haula walaa quwwata illa billah” maka malaikat akan berkata kepadanya, “(sungguh) kamu telah diberi petunjuk oleh Allah ta’ala, dicukupkan dalam segala keperluanmu, dan dijaga dari semua keburukanmu”. Sehingga syaitan pun tidak bisa mendekatinya dan syaitan yang lain berkata kepada temannya: “bagaimana mungkin kamu bisa mencelakakan seseorang yang telah diberi petunjuk , dicukupkan dan dijaga oleh Allah ta’ala?”
waaah subhanallah ya, bertawakallah kepada Allah, karena sesungguhnya apapun yang diberikan oleh Allah adalah yang terbaik.
seperti do’a yang punya syarat agar terkabul, tawakal juga ada syaratnya. Berikut adalah syarat-syarat tawakal :
1. Bertawakal hanya kepada Allah saja
2. Yakin bahwa allah berkehendak atas segala sesuatu
3. Yakin bahwa allah akan merealisasikan apa yang ditawakalkan seorang hamba apabila ia mengikhlaskan niatnya dan menghadap kepada Allah dengan hatinya
4. Tidak putus asa dan patah hati dalam semua usaha yang dilakukan hamba dalam memenuhi kebutuhannya dengan tetap menyerahkan semua urusannya kepada Allah.
Nah itulah tentang tawakal, tetaplah berdoa dan berusaha, ingat bahwa berdo’a itu jangan ketika hendak membutuhkan sesuatu, tapi berdoalah karena banyak hal yang patut kita syukuri, lalu sertai doa dan usaha kita dengan tawakal, maka Allah senantiasa memberikan yang terbaik untuk kita, aamiin..
temen-temen pasti sudah berusaha keras ketika UAS, dan berdoa. Setelah itu tawakallah kepada Allah, apapun nilai yang kita dapat nanti, insya Allah itu adalah yang terbaik untuk kita...
demikian rangkuman KANTIN minggu ini, jangan lewatkan kajian selanjutnya setelah liburan nanti. Selamat berlibur, semoga nilai UAS kita memuaskan, dan kita mempunyai semangat baru yang lebih luar biasa di semester genap nanti, aamiin.
wassalamu’alaikum

Rabu, 08 Januari 2014

KANTIN-Ust. AgusSudaryat

Assalamu'alaikum . .

Bahasan KANTIN (KAjiaN ruTIN)
Assalam & DKM LH
Rabu, 08 Januari 2014

SUDAHKAH AKU BERUSAHA DAN BERDOA?
“selalu ada harapan bagi mereka yang berdoa. Selalu ada jalan bagi mereka yang berusaha”
Ikhtiar itu apa sih?
Ikhtiar adalah berusaha sungguh-sungguh dengan menempuh jalan yang sesuai dengan kaidah-kadah ilmu yang berlaku dalam bidang yang diusahakan, dengan disertai doa kepada Allah agar usahanya itu berhasil.
Allah memerintahkan kepada makhluknya agar senantiasa berikhtiar sebagaimana yang terkandung dalam Al-Qur’an surat Yusuf:12 yang artinya:
“Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang yusuf dan saudaranya dan JANGAN KAMU BERPUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH. SESUNGGUHNYA TIADA BERPUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH, MELAINKAN KAUM YANG KAFIR."
Macam-macam ikhtiar:
1.Kerja keras = penuh semangat, pantang menyerah, melakukan yang terbaik
2.Kerja cerdas= berfikir inofatif dan kratif
3.Kerja tuntas= tidak setengah-setengah
4.Kerja ikhlas = melakukan dengan niat yang lkhlas karena manusia hanya berusaha tetapi Allah yang menentukan

Nah itu tadi pengertian ikhtiar, selanjutnya apa itu do’a?
Pengertian doa itu bermacam-macam, dalam Al-Qur’an ada beberapa pengertian doa, diantaranya:
Surat Yunus : 106 = do’a adalah sesuatu yang bermakna ibadah
Surat al baqarah : 23 = istighasah (meminta bantuan atau pertolongan)
Surat al mu’min : 60 = do’a adalah permintaan atau permohonan
Yunus : 10 = do’a adalah percakapan
Al isra : 110 = do’a artinya memuji

Dari berbagai macam arti tentang doa, para ulama merumuskan bahwa Do’a adalah ucapan permohonan dan pujian kepada Allah dengan cara tertentu disertai kerendahan hati untuk mendapatkan kemaslahatan dan kebaikan yang ada disisi-Nya.

Salah satu ayat dalam Al-Qur’an menjelaskan bahwa sesungguhnya Allah malu kepada orang yang berdo’a, Dia malu jika menolak doa dari hambanya, Dia malu jika do’a hamba-Nya dibalas dengan tangan hampa. Sesungguhnya doa itu akan selalu dikabulkan, hanya saja do’a itu mungkin dikabulkan pada saat itu juga, mungkin di ditunda sampai di akhirat, atau mungkin juga diganti oleh Allah dengan yang lebih baik, dan Allah menjauhkan dari keburukan do’a tersebut.
Subhanallah . . .

Lalu apa yang membuat do’a seorang hamba ditolak oleh Allah?
Salah satu ditolaknya doa adalah ketika mendoakan hal yang buruk, terkecuali doa seorang ibu, meskipun itu hanya ucapan. Jadi temen-temen, jalinlah silaturahim yang baik dengan orang tua, agar orangtua kita senantiasa mendoakan yang terbaik untuk kita. .
Do'a memberikan kekuatan kepada yang lemah, membuat orang tidak percaya menjadi percaya, dan memberikan keberanian kepada yang ketakutan.
Syarat terkabulnya doa :
1.Ikhlas
Syaitan itu taku kepada mukhlisin, atau orang-orang yang ikhlas. Malaikat pun harus diberi tahu terlebih dahulu oleh Allah, karena hanya Allah yang tahu keikhlasan makhluknya.
2.Ittiba’ kepada Rasul
3.Yakin bahwa doanya akan dikabulkan oleh Allah SWT
4.Kekhusyukan dihadapan Allah
5.Tidak isti’jal (tergesa-gesa minta cepat terkabulnya doa
6.Semua makanan yang dimakannya adalah yang halal, termasuk di dalamnya adalah menghasilkan harta dari sesuatu yang halal
7.Tidak berdoa untuk sesuatu yang berdosa
8.Husnudzan (berbaik sangka) kepada Allah bahwa do’a kita akan dikabulkan oleh-Nya

Doa yang paling dikabulkan adalah do’a dari:
1.orang yang puasa
2.orang yang dizalimi
3.orang yang musafir.

Adapun waktu yang mustajab untuk berdo’a, yaitu:
1.Sepertiga akhir malam
2.Tatkala berbuka puasa bagi orang yang berpuasa
3.Setiap selepas shalat fardhu
4.Pada saat adzan dan tatkala perang berkecambuk
5.Sesaat pada hari jum’at
6.Doa diantara adzan dan iqomah
7.Doa pada waktu sujud dalam shalat
8.Malam Lailatul qadar
9.Hari arafah

Ketika berdoa jangan lupa bilang “aamiin”. Hati-hati, jangan sampai salah mengucap aamiin, karena ternyata bisa salah arti loh. Coba lihat nih temen-temen . .

Amin = aman
Aamin = meminta perlindungan
Amiin = jujur
Aamiin = ya Allah, kabulkanlah do’a kami.

“Berdoalah bukan hanya karena kita butuh sesuatu tetapi karena kamu memiliki banyak hal yang patut untuk disyukuri”

"Kunci kebahagiaan adalah mempunyai impian, sedangkan kunci kesuksesan itu sendiri adalah mewujudkan impian.
Jika salah perbaiki, jika gagal coba lagi, jika menyerah maka semuanya selesai."

silahkan di share, semoga bermanfaat.
jangan lupa ikuti KANTIN (kajian rutin) Assalam & DKM LH setiap hari rabu di lantai utama mesjid Lukmanul Hakim.
wassalamu'alaikum . .